MITRA TNI-POLRI KOMANDO PATAS TV
Halmahera Utara - Di tengah keterbatasan akses dan beratnya tantangan medan, personel Kodim 1508/Tobelo tetap menunjukkan dedikasi dan kepedulian tinggi dalam membantu masyarakat terdampak banjir dan longsor di wilayah terisolasi Kabupaten Halmahera Utara. Minggu (11/01/2026)
Bencana banjir dan longsor yang terjadi mengakibatkan terputusnya jalur darat menuju lokasi terdampak. Untuk menjangkau warga, personel Kodim 1508/Tobelo harus menempuh jalur laut. Namun, setibanya di perairan sekitar lokasi, kapal yang membawa personel dan bantuan tidak dapat bersandar karena keterbatasan fasilitas dan kondisi alam.
Tidak menyerah pada keadaan, prajurit bersama masyarakat setempat menempuh cara sederhana namun penuh makna. Personel dan bahan bantuan dijemput menggunakan perahu seadanya milik nelayan, kemudian dipindahkan satu per satu menuju daratan. Proses tersebut berlangsung dengan penuh kehati-hatian dan semangat kebersamaan.
Sesampainya di lokasi, masyarakat menyambut dengan antusias dan turut bergotong royong membantu menurunkan serta mendistribusikan bantuan. Kehadiran aparat tidak hanya membawa logistik, tetapi juga menghadirkan rasa aman, harapan, dan kekuatan moral bagi warga yang terdampak.
Selain penyaluran bantuan, personel Kodim 1508/Tobelo juga terlibat langsung dalam upaya pemulihan pascabencana, membantu pembersihan material banjir dan longsor, membuka akses lingkungan, serta mendukung percepatan pemulihan agar masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan normal.
Kegiatan kemanusiaan ini dilaksanakan secara terpadu dan melibatkan berbagai unsur instansi terkait. Sinergi lintas instansi tersebut menjadi kekuatan penting dalam mempercepat penanganan bencana di wilayah terdampak.
Kehadiran seluruh unsur di tengah masyarakat menjadi bukti bahwa negara hadir saat rakyat mengalami kesulitan. Kodim 1508/Tobelo menegaskan komitmennya untuk terus berada di garis depan dalam misi kemanusiaan, menjangkau wilayah terjauh sekalipun, demi memastikan tidak ada warga yang merasa sendirian menghadapi bencana.
Ari (red)

0 Komentar