MITRA TNI-POLRI KOMANDO PATAS TV
Padangsidimpuan - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padangsidimpuan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kota Padangsidimpuan di Ruang Sidang Paripurna DPRD, Senin (13/4/2026). Pertemuan ini fokus membahas berbagai persoalan krusial, terutama desakan penertiban penyakit masyarakat di lingkungan pendidikan.
Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Komisi I DPRD Kota Padangsidimpuan, H. Marataman Siregar, didampingi Wakil Ketua Komisi I Unaini Akbar Harahap, Sekretaris DPRD Roy Susanto Siagian, serta dihadiri Kasatpol PP Zulkifli Lubis.
Soroti Lokasi Maksiat di Kawasan Kampus
Dalam audiensi tersebut, para mahasiswa menyampaikan keresahan mendalam terkait maraknya tempat maksiat dan warung minuman keras (Lapo Tuak) di kawasan Bukit Simarsayang. Mereka menilai keberadaan tempat-tempat tersebut telah mencoreng citra Kota Padangsidimpuan sebagai kota pendidikan.
"Bukit Simarsayang adalah akses utama menuju area perkuliahan. Keberadaan tempat maksiat di sana sangat mengganggu kenyamanan dan memberikan persepsi negatif bagi mahasiswa yang setiap hari melintas untuk menuntut ilmu," ujar salah satu perwakilan mahasiswa dalam rapat tersebut.
Komitmen Tindak Lanjut
Menanggapi aspirasi tersebut, Ketua Komisi I DPRD Kota Padangsidimpuan, H. Marataman Siregar, menyatakan komitmennya untuk segera mengambil langkah konkret. Ia menegaskan bahwa lingkungan akademik harus steril dari aktivitas yang melanggar norma sosial dan hukum.
"Kami menerima dan mengapresiasi masukan dari adik-adik mahasiswa. DPRD akan segera berkoordinasi dengan Pemerintah Kota, khususnya Satpol PP sebagai penegak Perda, untuk melakukan penertiban dan pengawasan ketat di kawasan Bukit Simarsayang," tegas Marataman.
Senada dengan hal tersebut, Kasatpol PP Padangsidimpuan, Zulkifli Lubis, menyatakan kesiapannya untuk menindaklanjuti hasil RDP ini guna menciptakan situasi kondusif di wilayah terdampak.
DPRD berharap melalui koordinasi lintas instansi ini, kenyamanan mahasiswa dalam menempuh pendidikan dapat terjaga dan marwah Bukit Simarsayang sebagai ikon daerah dapat dipulihkan dari aktivitas yang menyimpang.
(Ibnu agusmar)

0 Komentar