MITRA TNI-POLRI KOMANDO PATAS TV
Medan - Untuk menjaga kekhusyukan ibadah di Bulan Suci Ramadan, Polrestabes Medan mengeluarkan imbauan tegas kepada masyarakat untuk menghindari kegiatan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum, seperti asmara subuh dan saur on the road.
Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr Jean Calvijn Simanjuntak, (28/2/2026) mengatakan bahwa kegiatan tersebut kerap menjadi pemicu gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Pihaknya dengan tegas bergerak cepat melakukan langkah antisipatif.
"Polrestabes Medan, Polsek jajaran bersama Pemko Medan dan Kodim melaksanakan pelayanan kepada masyarakat yang menjalankan ibadah. Akan tetapi di sisi lain, kami juga mengantisipasi potensi gangguan seperti asmara subuh," jelasnya.
Lanjut Kapolrestabes, sebagai langkah konkret, jajarannya telah menyiapkan lima titik penyekatan di sejumlah lokasi strategis di Kota Medan. Langkah ini difokuskan agar mencegah aksi geng motor kelompok tertentu yang kerap memanfaatkan suasana dini hari untuk berbuat onar.
"Ada 5 penempatan yang kami siapkan, yakni di Sunggal, Tembung, Helvetia, Patumbak dan Medan Barat. Ini merupakan kluster penyekatan untuk menghalau apabila ada masyarakat tertentu, geng motor, atau pihak tidak bertanggung jawab yang melakukan kegiatan yang mencederai makna bulan suci Ramadan," ungkapnya.
Lebih lanjut disampaikan Kombes Calvijn, lima titik penyekatan tersebut merupakan simpul-simpul vital yang rawan dijadikan tempat berkumpulnya kelompok yang dapat meresahkan masyarakat. 0perasi penyekatan ini telah berjalan dalam beberapa hari terakhir dan sejauh ini berlangsung kondusif. Ia juga berharap upaya ini dapat menjaga situasi Kota Medan tetap aman dan damai selama bulan penuh berkah.
"Mudah-mudahan berjalan dengan baik. Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan kegiatan yang berpotensi mengganggu ibadah dan ketertiban umum. Mari kita isi Ramadan ini dengan kegiatan-kegiatan yang positif," imbaunya mengakhiri.
(Simon KAPERWIL Sumatra Utara)

0 Komentar