![]() |
| Gambar model ilustrasi |
MITRA TNI-POLRI KOMANDO PATAS TV
Mojokerto kota - Praktik perjudian sabung ayam di Desa Wates, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, dilaporkan kembali menggeliat. Kondisi ini memicu keresahan mendalam bagi warga setempat yang khawatir akan degradasi moral dan terganggunya Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Polsek Magersari, Polres Mojokerto Kota.
Meskipun sempat berhenti beberapa waktu lalu, aktivitas di arena tersebut kini kembali ramai dikunjungi para penjudi dari dalam maupun luar daerah. Masyarakat menilai, beroperasinya kembali bisnis haram ini menunjukkan lemahnya pengawasan dan penegakan hukum di wilayah tersebut.
Tuntutan Komitmen Tegak Lurus Instruksi Kapolri
Warga mendesak jajaran Polres Mojokerto Kota dan Polda Jatim untuk tidak tebang pilih dalam memberantas penyakit masyarakat (pekat). Hal ini merujuk pada instruksi tegas Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang memerintahkan pemberantasan segala bentuk perjudian, baik online maupun konvensional.
"Kami menunggu tindakan nyata dari aparat kepolisian. Keberadaan arena judi ini sangat meresahkan dan mengganggu ketenangan warga di Desa Wates. Jangan sampai instruksi pimpinan di pusat tidak dijalankan dengan serius di tingkat bawah," ujar salah satu tokoh masyarakat yang meminta identitasnya dirahasiakan demi keamanan, Senin (27/4/2026).
Peringatan Terhadap Oknum "Backing"
Selain tuntutan pembubaran, muncul desakan agar pihak kepolisian melakukan pembersihan internal. Masyarakat menuntut agar tidak ada oknum anggota kepolisian yang justru menjadi pelindung atau "backing" di balik bisnis judi tersebut.
"Kami berharap hukum tidak tumpul ke bawah. Jangan sampai kebijakan Kapolri yang sudah tegak lurus diciderai oleh oknum anggota yang bermain di lapangan. Jika ditemukan ada oknum yang membekingi, kami meminta agar ditindak secara tegas sesuai Kode Etik Profesi Polri dan peraturan hukum yang berlaku," tegas warga dalam pernyataannya.
Masyarakat berharap Kota Mojokerto, khususnya wilayah Magersari, bersih sepenuhnya dari praktik perjudian guna menjamin rasa aman dan nyaman. Penegakan hukum yang tanpa kompromi diharapkan dapat memberikan efek jera bagi penyelenggara maupun pemain judi sabung ayam tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, warga terus memantau perkembangan di lokasi dan berharap pihak Polres Mojokerto Kota segera melakukan penggerebekan serta menutup permanen arena yang dimaksud demi menjaga stabilitas keamanan wilayah.
Tim investigasi

0 Komentar