MITRA TNI-POLRI KOMANDO PATAS TV
Aceh Timur - Ketua Lembaga Anti Korupsi Indonesia (Laki) Aceh Timur, Saiful Anwar, mendesak Dinas Pendidikan Provinsi Aceh untuk segera memberikan klarifikasi terkait penggunaan anggaran renovasi sekolah pasca banjir.
Sorotan ini muncul setelah banyak sekolah di wilayah Aceh Timur diketahui telah melaksanakan kegiatan rehabilitasi tanpa memasang papan informasi proyek hingga saat ini. Kondisi tersebut dinilai melanggar prinsip keterbukaan informasi publik dan menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat.
Saiful Anwar menegaskan bahwa papan informasi proyek merupakan kewajiban yang harus dipenuhi sebagai bentuk transparansi, mencakup nilai anggaran, sumber dana, serta pelaksana kegiatan.
“Ketika papan informasi tidak dipasang, publik wajar curiga. Ini menyangkut anggaran negara yang harus dipertanggungjawabkan secara terbuka,” ujarnya.
Ia juga meminta Dinas Pendidikan Provinsi Aceh untuk segera turun ke lapangan melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap seluruh proyek yang sedang berjalan.
Menurutnya, jika persoalan ini terus dibiarkan tanpa kejelasan, maka tidak menutup kemungkinan akan muncul dugaan penyimpangan anggaran. Oleh karena itu, ia mendorong aparat penegak hukum untuk ikut memantau dan menindaklanjuti jika ditemukan pelanggaran.
Kasus ini kini menjadi perhatian publik, mengingat proyek renovasi sekolah pasca banjir seharusnya dilaksanakan secara transparan demi menjamin kualitas pendidikan dan kepercayaan masyarakat di Aceh Timur.
Jurnalis Zainuddin

0 Komentar