MITRA TNI-POLRI KOMANDO PATAS TV
TUNGKAL ULU, TANJUNG JABUNG BARAT - Kondisi infrastruktur jalan lintas yang menghubungkan Desa Kuala Dasal menuju Desa Pematang Pauh, Kecamatan Tungkal Ulu, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, kian memprihatinkan. Kerusakan jalan ini mulai mengganggu aktivitas ekonomi dan mengancam keselamatan warga yang melintas.
Berdasarkan pantauan awak media komando patas tv di lapangan pada Kamis (14/05/2026), badan jalan tampak dipenuhi lubang dengan kedalaman yang cukup signifikan. Kondisi ini diperparah oleh tingginya curah hujan belakangan ini, yang mengakibatkan lubang-lubang tersebut tergenang air dan berubah menjadi jebakan bagi para pengendara.
Keluhan Warga dan Ancaman Keselamatan
Warga setempat mengungkapkan bahwa akses tersebut merupakan urat nadi transportasi, baik untuk mobilitas harian maupun pengangkutan hasil perkebunan masyarakat. Namun, kerusakan yang ada membuat perjalanan menjadi jauh lebih lambat dan berisiko.
"Sudah banyak pengguna jalan yang menjadi korban, terutama pengendara roda dua. Mereka sering terperosok karena lubang tertutup genangan air, jadi tidak terlihat," ujar salah seorang warga kepada awak media.
Sebagai bentuk inisiatif dan rasa kepedulian, masyarakat sempat melakukan aksi swadaya dengan menimbun lubang menggunakan tanah dan material seadanya. Namun, langkah tersebut dinilai hanya bersifat sementara karena material penimbun mudah tergerus air hujan.
Drainase Buruk Jadi Pemicu Utama
Kerusakan jalan ini disinyalir tidak hanya disebabkan oleh beban kendaraan, tetapi juga akibat buruknya sistem drainase di sepanjang jalur tersebut. Diketahui bahwa:
Penyempitan Saluran: Aliran sungai dan kanal di sekitar jalan telah mengalami penyempitan.
Penyumbatan Gorong-gorong: Banyak gorong-gorong yang tersumbat sampah dan sedimen, menyebabkan air meluap ke badan jalan saat hujan turun.
Genangan Permanen: Air yang menggenang dalam waktu lama mempercepat pelapukan aspal dan struktur tanah jalan.
Harapan kepada Pemerintah Daerah
Masyarakat Desa Kuala Dasal dan Pematang Pauh mendesak Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan instansi terkait untuk segera melakukan langkah konkret. Warga berharap adanya perbaikan menyeluruh, mulai dari:
Normalisasi Drainase dan kanal untuk melancarkan pembuangan air.
Perbaikan Gorong-gorong yang tersumbat.
Peningkatan Kualitas Jalan (aspal/beton) agar mampu menahan beban kendaraan perkebunan.
Hingga berita ini diturunkan, masyarakat masih menantikan respons resmi dan tindakan nyata dari pemerintah daerah sebelum kerusakan jalan memakan lebih banyak korban jiwa.
Jurnalis Junaidi Arifin

0 Komentar